Yang tak pernah usai

30 01 2007

sebuah realita yang terpampang dihadapan diri
salam perjuangan tak pernah senyap terdengar diruang ini
berjalan menyisir diri berharap bersih
walau semua masih pandai untuk menikmati

diri ini belum habis dan belum usai
darah dibaju ini masih segar dan mendidih
walau asa dan mimpi tak terbedakan lagi
tapi duri-duri ini masih melekat di diri, dan masih kunikmati

besok atau lusa mungkin bisa tergantikan
namun, jati diri telah terprasasti oleh sebuah perjalanan
mendaki dan tergali pada sebuah buih lautan
sesempurna apa yang telah disajikan

cerita ini bukan lah ilusi
layaknya roman-roman kehidupan berbagai negeri
tubuh ini terlalu kuat untuk dicaci maki
dan otak ini masih terlalu sadar untuk berhenti

ingin kusimpan semuanya dulu
pada sebuah peti kematian yang mengilu
agar engkau berhenti memilu
engkau tahu, dimana letak pintu peti itu

Advertisements




Sumber Masalah Itu….

22 01 2007

Sempurnakan niat….
Sempurnakan usaha…

Sisanya bukan milik kita…

*aku melupakan itu 😦





Hai Pemabokz

16 01 2007

Rumah ini pernah terbakar, isinya semua habis tersisa abu puing-puing dan para sang penghuni karena mereka memiliki otak. Rumah ini pun pernah tersapu badai angin yang besar, berhamburan dan hancur semua isinya tersisa sebuah meja bundar dan para sang penghuninya karena mereka punya otak. Rumah ini pun akan tetap diancam kehancuran, tapi tidak untuk para sang penghuninya karena mereka sadar betul akan fungsi otak mereka.

Halah….